PELUANG BISNIS MEDIA FOTOGRAFI
DIAN RAHMAT RAHARJA
15.01.3590
FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMATIKA
STMIK AMIKOM
2016
Abstrak
Karya ilmiah ini membahas
tentang peluang bisnis Fotografi. Sejak perkembangnya zaman fotografi yang
begitu pesat, Banyak perusahaan, perusahaan maupun orang individu telah
mengambil keuntungan dari media Fotografi. Karena pada saat ini Fotografi
merupakan hal yang sudah tidak umum lagi. Hingga saat ini masih banyak orang menggunakan
fotografi untuk menciptakan suatu karya dalam bentuk gambar. Karena dengan menggunakan
media fotografi apa saja gambar yang kita inginkan bisa diabadikan dan tidak
akan hilang kecuali foto itu dihapus permanen.
Biaya Fotografi
Untuk
biaya administrasi para Fotografer membuat karya mereka lumayan memakan biaya, dari
segi hardware kamera,aksesories kamera, hingga software yang ada pada kamera.
PENDAHULUAN
Fotografi adalah adalah seni atau proses
penghasilan gambar dan cahaya pada film
Fotografi merupakan seni yang mempunyai banyak
sekali peminat dari
berbagai lapisan
masyarakat. Dunia fotografi semakin berkembang dengan
semakin banyaknya
alat untuk merekam citra. Dimulai dari kamera yang
menggunakan film
sebagai alat penyimpan citra hingga yang menggunakan kartu
memori sebagai
alat penyimpan citra. Tetapi seiring dengan perkembangan jaman
dan perkembangan
kualitas hidup manusia, sekarang kamera DSLR (Digital
Single Lens
Reflect)
pocket camera, dan semipro camera semakin menarik minat
para pecinta
fotografi.
Peralatan untuk
mengambil citra yang disebutkan sebelumnya mempunyai
berbagai macam
variasi yang berbeda. Merk, seri badan kamera, tipe lensa, dan
filter mempunyai
kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga untuk
membeli kamera
membutuhkan banyak pertimbangan terhadap beberapa poin
yang penting. Oleh
karena itu penulis mencoba membantu dengan membuat
aplikasi untuk
pemilihan kamera sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan
pengguna.
JENIS-JENIS FOTO
Materi
jenis-jenis foto ini bertujuan untuk memperkenalkan beberapa jenis foto sebagai
referensi lebih jauh lagi dalam memperdalam pengetahuan dunia fotografi.
Jenis-jenis foto disini hanya sebagai pengelompokan secara garis besar, yang
membantu mempermudah kita dalam memahami sebuah karya fotografi, dan ini bukan
sebagai penggolongan yang paten untuk menghasilkan karya foto.
FOTO MANUSIA
Foto
manusia adalah semua foto yang obyek utamanya manusia, baik anak-anak sampai
orang tua, muda maupun tua. Unsur utama dalam foto ini adalah manusia, yang
dapat menawarkan nilai dan daya tarik untuk divisualisasikan. Foto ini dibagi
lagi menjadi beberapa kategori yaitu :
Portrait
Portrait
adalah foto yang menampilkan ekspresi dan karakter manusia dalam kesehariannya.
Karakter manusia yang berbeda-beda akan menawarkan image tersendiri dalam
membuat foto portrait. Tantangan dalam membuat foto portrait adalah dapat
menangkap ekspresi obyek (mimic, tatapan, kerut wajah) yang mampu memberikan
kesan emosional dan menciptakan karakter seseorang.
Human Interest
Human
Interest dalam karya fotografi adalah menggambarkan kehidupan manusia atau
interaksi manusia dalam kehidupan sehari-hari serta ekspresi emosional yang
memperlihatkan manusia dengan masalah kehidupannya, yang mana kesemuanya itu
membawa rasa ketertarikan dan rasa simpati bagi para orang yang menikmati foto
tersebut.
Stage Photography
Stage
Photography adalah semua foto yang menampilkan aktivitas/gaya hidup manusia
yang merupakan bagian dari budaya dan dunia entertainment untuk dieksploitasi
dan menjadi bahan yang menarik untuk divisualisasikan.
Sport
Foto
olahraga adalah jenis foto yang menangkap aksi menarik dan spektakuler dalam
event dan pertandingan olah raga. Jenis foto ini membutuhkan kecermatan dan
kecepatan seorang fotografer dalam menangkap momen terbaik.
FOTO NATURE
Dalam
jenis foto nature obyek utamanya adalah benda dan makhluk hidup alami (natural)
seperti hewan, tumbuhan, gunung, hutan dan lain-lain.
Foto Flora
Jenis
foto dengan obyek utama tanaman dan tumbuhan dikenal dengan jenis foto flora.
Berbagai jenis tumbuhan dengan segala keanekaragamannya menawarkan nilai
keindahan dan daya tarik untuk direkam dengan kamera.
Foto Fauna
Foto
fauna adalah jenis foto dengan berbagai jenis binatang sebagai obyek utama.
Foto ini menampilkan daya tarik dunia binatang dalam aktifitas dan
interaksinya.
Foto Lanskap
Foto
lanskap adalah jenis foto yang begitu popular seperti halnya foto manusia. Foto
lanskap merupakan foto bentangan alam yang terdiri dari unsur langit, daratan
dan air, sedangkan manusia, hewan, dan tumbuhan hanya sebagai unsur pendukung
dalam foto ini. Ekspresi alam serta cuaca menjadi moment utama dalam menilai
keberhasilan membuat foto lanskap.
FOTO ARSITEKTUR
Kemanapun
anda pergi akan menjumpai bangunan-bangunan dalam berbagai ukuran, bentuk,
warna dan desain. Dalam jenis foto ini menampilkan keindahan suatu bangunan
baik dari segi sejarah, budaya, desain dan konstruksinya. Memotret suatu
bangunan dari berbagai sisi dan menemukan nilai keindahannya menjadi sangat
penting dalam membuat foto ini. Foto arsitektur ini tak lepas dari hebohnya
dunia arsitektur dan teknik sipil sehingga jenis foto ini menjadi cukup penting
peranannya.
FOTO STILL
LIFE
Foto still
life adalah menciptakan sebuah gambar dari benda atau obyek mati. Membuat
gambar dari benda mati menjadi hal yang menarik dan tampak “hidup”,
komunikatif, ekspresif dan mengandung pesan yang akan disampaikan merupakan
bagian yang paling penting dalam penciptaan karya foto ini. Foto still life bukan
sekadar menyalin atau memindahkan objek ke dalam film dengan cara seadanya,
karena bila seperti itu yang dilakukan, namanya adalah mendokumentasikan. Jenis
foto ini merupakan jenis foto yang menantang dalam menguji kreatifitas,
imajinasi, dan kemampuan teknis.
FOTO JURNALISTIK
Foto
jurnalistik adalah foto yang digunakan untuk kepentingan pers atau kepentingan
informasi. Dalam penyampaian pesannya, harus terdapat caption (tulisan yang
menerangkan isi foto) sebagai bagian dari penyajian jenis foto ini. Jenis foto
ini sering kita jumpai dalam media massa (Koran, majalah, bulletin, dll).
ALAT BANTU
PEMOTRETAN
Filter
Penggunaannya
dengan cara dipasang diujung lensa.
Bentuk filter ada dua yaitu square (kotak)
dan circle (bulat). Jika menggunakan filter square, kita
harus menambahkan ring khusus di depan lensa. Untuk
penggunaanfilter yang bentuknya bulat, kita harus memperhatikan diameter
dari lensa kamera yang kita gunakan. Macam – macam filter dan
kegunaannya antara lain :
-
Filter PL,
memekatkan warna dan menghilangkan refleksi
-
Filter UV,
mengurangi sinar ultra violet.
-
Filter ND (natural
density), mengurangi contrast.
-
Filter warna,
memberi efek warna.
-
Filter soft,
melembutkan objek.
-
Filter diffuser,
hampir sama dengan filter soft, tapi lebih halus.
-
Filter cross,
memberi efek cross/silang pada sumber cahaya.
-
Filter multi
image, memberi efek multi image.
-
Filter multi
expose, digunakan dalam pemotretan multi expose.
-
Filter gradasi,
memberi efek gradasi warna
Tudung Lensa
Alat
yang dipasang pada lensa ini berfungsi menghilangkan cahaya/sinar yang tidak
diinginkan masuk kedalam lensa karena cahaya tersebut biasanya dapat
menyebabkan flare pada hasil pemotretan. Flaredapat merusak
hasil foto karena menurunkan kontras dan mengurangi saturasi warna. Alat
ini sangat berguna terutama pada pemotretan yang berhadapan langsung dengan
arah datangnya cahaya.
Tripod
Tripod
atau biasa disebut kaki tiga berfungsi sebagai peyangga kamera saat pemotretan
agar kamera tidak mengalami guncangan (shaking). Biasanya digunakan pada
pemotretan yang menggunakan kecepatan (speed ) rendah/lambat dan
untuk menopang lensa-lensa panjang.
Monopod
Mempunyai
fungsi yang sama dengan tripod tetapi hanya bentuknya yang berbeda yaitu hanya
satu kaki sehingga lebih praktis.
Kabel Release
Bentuknya
hampir seperti injeksi yang lentur berfungsi untuk menghindari goncangan
saat shutterditekan karena saat memakai alat ini kita tidak perlu
menekan shutter secara langsung. Penggunaannya dipasang pada soket
kabel release yang biasanya terdapat pada tombol shutter.
Biasanya ini soulmate-nya tripod dan biar penggunaan tripod
lebih afdol.
Background
Kain
atau latar belakang yang digunakan untuk pemotretan studio dengan berbagai
macam gambar, pola dan warna.
Stand
Background
Alat
penyangga background, dan dalam penggunaannya paling tidak ada 2 stand. Alat
ini bisa dinaik – turunkan sesuai kebutuhan.
ALAT BANTU
PENCAHAYAAN
Flash atau
Blitz
Penggunaan
flash pada siang hari biasanya untuk fill in. Sumber
tenaga flash berasal dari baterai. Flash dapat digunakan
sesuai dengan kekuatannya, jaraknya, hingga fasilitas lebih yang dimilikinya.
Slave Unit Adalah alat
sensor, Cara kerja slave unit adalah menangkap cahaya dari main
light(sumber cahaya utama) untuk kemudian menyalakan sumber cahaya lainnya yang
terhubung dengan slave unit tersebut.
Sincro Cable/Kabel
Sinkro Adalah
kabel yang digunakan untuk membantu menyalakan flash tambahan atau
sumber cahaya pemotretan yang lain. Cara penggunaan kabel sinkro yaitu dengan
cara menghubungkannya dari sumber cahaya tambahan ke body kamera.
Holder atau Braket
Adalah
alat yang digunakan jika kita merasa
perlu menggunakan flash tambahan. Holder berfungsi sebagai penyangga
flash tambahan dan slave unit. Penggunaannya dengan cara dipasang pada body
kamera.
Strobo atau Strobe
Adalah
alat yang dapat menyimpan cahaya dengan sumber tenaga yang berasal dari tenaga
listrik AC atau baterai kering. Strobo memiliki sensor yang dapat
menangkap main light sumber cahaya utama. Jadi strobo akan menyala
secara otomatis ketika ada main light yang dinyalakan. Jika
tidak menggunakan main light, strobo dapat diaktifkan dengan cara
menghubungkan kabel sinkro langsung dari strobo ke kamera. Ukuran kekuatan
cahaya yang dihasilkan strobo dapat kita atur sesuai selera kita. Alat ini
lebih banyak digunakan untuk pemotretan studio/indoor.
AC Slave Adalah alat yang hampir
mirip dengan strobo cara kerja dan penggunaannya. Tetapi sifat arah cahaya dari
AC Slave lebih melebar atau menyebar ke segala arah.
Snoot
Alat
ini berfungsi mengarahkan cahaya pada satu titik agar tidak menyebar/terpusat.
Bentuk snoot menyerupai corong dan juga lebih banyak digunakan untuk pemotretan
studio/indoor. Biasanya juga digunakan untuk
pemotretan double dan multi expose.
Payung Reflektor Adalah cahaya yang
dihasilkan lebih luas sehingga bayangan dan cahaya keseluruhan menjadi lebih
lembut. Payung reflektor memiliki bermacam-macam warna. Warna standardnya
putih, tapi ada juga yang berwarna perak (menghasilkan cahaya yang lebih kuat)
dan emas(menghasilkan cahaya yang hangat) . Sumber cahaya alat ini berasal dari
strobo.
Reflektor adalah alat yang digunakan
untuk memberi cahaya tambahan yang merupakan pantulan cahaya dari main
light. Biasanya berbentuk bundar dan kotak. Pada umumnya memiliki 3 warna yaitu
putih, perak dan emas. Kita juga dapat menggunakan sehelai kain
putih, styrofoam dan kertas mengkilap sebagai reflektor yang berguna
pada saat pemotretan.
Soft Box Adalah suatu Cahaya
yang dihasilkan softbox lebih lembut daripada cahaya yang dihasilkan payung
reflektor maupun reflektor. Softbox memiliki bermacam-macam
ukuran(semakin besar ukurannya semakin lembut cahaya yang dihasilkan). Sumber
cahaya Soft Box juga berasal dari strobo.
Barndoors Adalah alat Berbentuk
segi empat dan bewarna gelap. Biasanya dipasang pada soft box. Kegunaan dari
barndoors adalah untuk mengarahkan cahaya yang keluar dari sumber cahaya.
Honeycomb/Sarang
Tawon Adalah
Alat sejenis dengan filter dan bentuknya bundar seperti sarang tawon, tapi
dipasang pada lampu/sumber cahaya. Berfungsi untuk menghaluskan cahaya yang
jatuh ke arah obyek.
Light Stand Adalah Alat yang
digunakan untuk menyangga lampu studio.
Flash Meter Adalah alat yang berfungsi
sebagai pengukur kekuatan sumber cahaya dalam
pemotretan indoor atau outdoor. Alat ini lebih akurat
daripada light meter yang ada pada kamera.
Infrared Sender Adalah alat untuk Mengirimkan
sinar infrared untuk memancing nyala flash atau lampu studio
Trigger adalah flash/lampu
studio dengan gelombang elektro
ALAT CUCI CETAK
Changing Bag adalah Kantong hitam kedap cahaya yang
berguna untuk mengeluarkan film dari selongsongnya kemudian untuk kemudian
digulung di roller dan dimasukkan ke dalam developer
tank. Terdapat dua lubang untuk masuknya tangan dan satu lubang besar
dengan dua resleting untuk masuknya peralatan cuci film.
Alat pemotong /
gunting Adalah
alat untuk memotong film setelah digulung ke roller.
Developer tank Adalah tabung
berbentuk silinder yang kedap cahaya dan digunakan untuk mencuci film secara
manual. Di dalam alat ini terdapat roller yang berfungsi menggulung
film dari selongsong film.
Chemical
Cairan
untuk memproses film (proses cuci), yaitu
–
Developer, mengembangkan emulsi.
–
Stopbath, menghentikan pengembangan.
–
Fixer, menetapkan gambar.
–
Air, membilas hasil cucian dan cetakan.
–
Wetting agent, menghilangkan bercak-bercak pada film dan menghindari goresan
pada negatif
Chemical
di atas, dalam penggunaannya harus berurutan.
Thermometer Adalah alat untuk
mengukur suhu ruangan sebagai patokan waktu dalam mencuci film
Gelas Ukur Adalah alat untuk
memudahkan dalam menakar banyaknya chemical yang akan digunakan dalam memproses
film.
Penjepit film Adalah alat yang
berguna untuk mengeringkan film yang sehabis dicuci dengan cara digantung untuk
menghindari negatif terlipat-lipat dan menghindari baret.
Chemical Adalah chemical
yang digunakan untuk proses cetak disini sama saja dengan yang digunakan dalam
proses cuci tapi tidak memerlukan wetting agent.
Enlarger /
vergroot apparaat. adalahAlat
untuk mencetak foto. Dengan lampu yang mempunyai watt besar untuk menyinari
negatif dan membakar kertas foto. Enlarger dihubungkan
dengan timer yang berfungsi untuk mengatur waktu yang diperlukan
untuk menyinari negatif foto. Perlengkapan enlarger hampir sama dengan kamera
yaitu mempunyai pemfokusan dan diafragma.
Bak Berbentuk segi
empat untuk tempat chemical cetak yang ukurannya cukup untuk kertas foto yang
akan kita cetak (biasanya 10 R sampai 12 R).
Penjepit kertas Adalah untuk
menghindari kontak langsung dengan chemical dan meminimalisir baret pada hasil
cetakan, maka diperlukan alat yang satu ini.
Dryer / pemanas Adalah mengeringkan
kertas foto yang telah dicetak lebih merata agar foto tidak mengalami
bercak-bercak.
ALAT PENYIMPANAN
DAN PERAWATAN PERALATAN FOTOGRAFI
Dry Box Adalah emari anti
lembab untuk menyimpan peralatan fotografi yang sangat rentan terhadap serangan
jamur terutama pada lensa. Lemari ini dilengkapi dengan lampu yang mempunyai
watt rendah (biasanya 2,5 watt) agar suhu lemari tetap terjaga dan
mengantisipasi kelembaban. Suhu yang dianjurkan adalah 20°C.
Waterproof Bag adalah tas kedap air yang berfungsi sebagai
tempat sementara peralatan fotografi pada saat hunting ketika musim hujan, agar
peralatan fotografi kita tidak basah.
Blower Brush adalah alat yang dapat mengeluarkan semburan
udara untuk membersihkan debu yang menempel pada kamera.
Tisu Lensa adalah tisu
khusus untuk membersihkan lensa.
Silica Gel adalah zat
pengering yang digunakan untuk menangkal kelembaban
Kekurangan dan Kelebihan
Menurut saya kekurangan peluang
bisnis dari fotografi adalah banyaknya pada zaman sekarang yang tau cara
menggunakan dan bermain dengan kamera, jadi untuk membuka peluang bisnis
ataupun bekerja di perusahaan sedikit sulit. Kelebihan dari peluang bisnis
fotografi adalah memperbanyak relasi ataupun koneksi dibidang tersebut, dan
juga memperbanyak portofolio. Sehingga orang akan tau skill fotografi dan hasil
karya yang akan diminati banyak orang. Juga dapat membuka usaha sendiri
dibidang fotografi.

0 comments:
Post a Comment